Dalam upaya meningkatkan daya saing produk lokal, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan sertifikasi halal gratis. Hal ini dilakukan dalam rangka pembukaan Sumut Halal Fest yang diadakan di pelataran parkir belakang Kantor Gubernur pada Rabu, 26 Agustus 2026. Melalui inisiatif ini, Gubernur Bobby berharap dapat mendorong lebih banyak UMKM untuk mendapatkan insentif sertifikasi halal, sehingga produk halal dari Sumut semakin berdaya saing di pasar global.
Mendorong UMKM Melalui Insentif Sertifikasi Halal
Gubernur Bobby menekankan pentingnya peningkatan jumlah UMKM yang mendapatkan insentif sertifikasi halal dari 1.000 menjadi 5.000 UMKM setiap tahunnya. Langkah ini dianggap strategis untuk mempercepat penguatan ekosistem halal di Sumatera Utara dan meningkatkan daya saing produk-produk lokal di kancah internasional.
Usulan ini diungkapkan oleh Bobby saat menghadiri acara Sumut Halal Fest 2026. Ia mengungkapkan bahwa jumlah UMKM yang telah memiliki sertifikasi halal saat ini masih sangat minim dibandingkan jumlah total pelaku UMKM di provinsi tersebut.
Statistik Sertifikasi Halal di Sumut
“Tahun ini, sebanyak 1.000 sertifikasi halal telah diberikan kepada pelaku UMKM. Meski angkanya terbilang signifikan, kita masih jauh dari memadai. Dari 1,4 juta pelaku UMKM di Sumut, hanya sekitar 100.000 yang telah memiliki sertifikasi halal. Masih ada sekitar 1,3 juta UMKM yang perlu mendapatkan sertifikasi tersebut. Oleh karena itu, saya mendorong agar setiap tahun setidaknya 5.000 UMKM dapat diberikan insentif halal gratis mulai tahun depan,” ungkap Bobby.
Peluang Pasar untuk Produk Halal
Bobby juga menjelaskan bahwa industri halal dan produk halal semakin diminati oleh masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini memberikan peluang besar bagi UMKM di Sumatera Utara untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing produk yang mereka tawarkan.
“Minat terhadap produk dan industri halal semakin meningkat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menggenjot sertifikasi halal bagi UMKM di Sumatera Utara agar lebih banyak produk unggulan daerah dapat memenuhi standar halal, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi dalam perekonomian provinsi kita,” imbuhnya.
Pentingnya Ekonomi Syariah di Sumatera Utara
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Ameriza M Moessa, juga menyoroti potensi besar dari pengembangan ekonomi syariah yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Menurutnya, ekonomi syariah mencakup lebih dari sekadar keuangan syariah, tetapi juga mencakup Halal Value Chain, yang meliputi berbagai sektor seperti:
- Makanan dan minuman halal
- Fashion modest
- Kosmetik
- Pariwisata ramah muslim
- Industri kreatif dan UMKM
“Ekonomi syariah kini bukan lagi sekadar sektor yang terbatas, melainkan telah menjadi bagian integral dari aktivitas ekonomi riil dengan potensi menjadi salah satu sumber pertumbuhan yang vital, termasuk untuk Sumatera Utara,” jelasnya.
Rangkaian Acara Sumut Halal Fest 2026
Sumut Halal Fest 2026 menyuguhkan berbagai rangkaian acara penting, antara lain:
- Workshop 1.000 Sertifikasi Halal untuk UMKM Sumatera Utara
- Seminar Nasional bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Utara dan Himpunan Doktor Ekonomi Syariah (HADESYA)
- Rapat Penyusunan Program Kerja Ekonomi Syariah bersama KDEKS Sumatera Utara
- Tabligh Akbar dengan Ustadz Nasional Hilman Fauzi
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan Sumut Halal Fest 2026 dapat menjadi titik awal penguatan ekosistem ekonomi syariah yang lebih terintegrasi di Sumatera Utara.
Sinergi untuk Mendorong Produksi Halal
Gubernur Bobby menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, Bank Indonesia, BPJPH, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, ulama, komunitas, dan UMKM. Sinergi ini diharapkan dapat menjadikan Sumatera Utara tidak hanya sebagai pasar produk halal, tetapi juga sebagai produsen yang berkontribusi dalam rantai pasok halal di tingkat nasional dan global.
Potensi Produk Halal dari Sumatera Utara
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan keyakinannya bahwa Sumut memiliki potensi yang sangat besar karena didukung oleh banyak pengusaha dan UMKM yang aktif. Meningkatnya jumlah produk halal dari Sumut diyakini akan membuka peluang pasar yang lebih luas, seiring dengan semakin berkembangnya gaya hidup halal.
“Dengan bertambahnya produk halal dari Sumatera Utara, peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan UMKM juga semakin terbuka lebar. Gaya hidup halal kini semakin meluas, sehingga sertifikasi halal menjadi peluang bagi produk UMKM di Sumatera Utara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen,” ungkap Ahmad Haikal Hasan.
Inisiatif ini menjadi langkah penting dalam mengembangkan ekosistem halal di Sumatera Utara. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah dan berbagai pihak, diharapkan UMKM lokal dapat lebih siap bersaing di pasar global, serta memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin mengutamakan produk dengan sertifikasi halal.
