Universitas PGRI Jombang baru-baru ini mengadakan Sidang Terbuka Senat Akademik yang berlangsung penuh khidmat di Gedung Natuwar untuk mengukuhkan tiga profesor baru. Momen bersejarah ini menjadi semakin berarti karena bersamaan dengan peringatan Hari Kartini pada tahun 2026, sebuah hari yang merayakan emansipasi perempuan dan kontribusinya dalam dunia pendidikan.
Pengukuhan Tiga Profesor Baru
Ketiga akademisi yang baru saja dikukuhkan adalah Prof. Dr. Firman, M.Pd., Prof. Dr. Nanik Sri Setyani, M.Si., dan Prof. Dr. Ninik Sudarwati, M.M. Dalam pidato sambutannya, Siyono, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang tinggi atas pencapaian yang diraih oleh ketiga profesor tersebut.
Siyono menggarisbawahi bahwa pencapaian gelar Guru Besar tidak hanya sekadar penghargaan, tetapi juga membawa tanggung jawab moral yang besar. Para profesor diharapkan dapat menjadi pionir dalam menjaga integritas dan moralitas dalam bidang pendidikan, sehingga dapat memberikan pengaruh positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Hari yang Membanggakan
“Hari ini merupakan momen yang sangat membanggakan bagi kami semua. Kehadiran ketiga Guru Besar ini diharapkan dapat menjadi pendorong inovasi serta sumber inspirasi bagi dosen-dosen lainnya untuk mengejar gelar akademik tertinggi,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Siyono juga menekankan pentingnya sosok Prof. Nanik dan Prof. Ninik sebagai simbol emansipasi, di mana pengukuhan kedua profesor perempuan ini mencerminkan kemajuan dan peran penting perempuan dalam dunia pendidikan tinggi.
Perempuan dalam Pendidikan Tinggi
“Dengan semangat Hari Kartini, Prof. Nanik dan Prof. Ninik menunjukkan bahwa kontribusi perempuan dalam pendidikan merupakan pilar penting bagi kemajuan bangsa,” tambahnya. Pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk berprestasi dalam bidang akademis.
Pengukuhan ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat jajaran pakar di Universitas PGRI Jombang, yang kini memiliki total lima Guru Besar. Dengan adanya 74 dosen bergelar Doktor, enam di antaranya sedang mempersiapkan diri untuk mengajukan jabatan fungsional sebagai Guru Besar, menunjukkan potensi pengembangan Sumber Daya Manusia yang sangat positif di lingkungan kampus.
Pentingnya Kualitas SDM
Diah Sawitri, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, memberikan penilaian bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah aset strategis bagi perguruan tinggi. Hal ini menjadi modal penting untuk pengembangan dan kemajuan institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
- Penguatan integritas akademik
- Peningkatan kualitas pendidikan
- Pengembangan inovasi dan penelitian
- Pemberdayaan perempuan dalam pendidikan
- Kolaborasi antara akademisi dan masyarakat
Diah menambahkan, “Hal yang paling esensial adalah bagaimana seorang Profesor dapat bertindak sebagai agen perubahan. Keberadaan mereka sebagai agen perubahan harus menjadi kekuatan tersendiri bagi perguruan tinggi.” Ini adalah panggilan bagi para guru besar untuk tidak hanya berfokus pada pengajaran, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan masyarakat melalui penelitian dan inovasi.
Implementasi Permendiktisaintek
Kepala LLDIKTI juga berharap agar para guru besar yang baru dilantik dapat menerapkan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. Kebijakan ini menekankan pentingnya kualitas pendidikan yang berfokus pada pelestarian identitas dan keunggulan daerah.
Dengan adanya pengukuhan ini, Universitas PGRI Jombang menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dan menciptakan lingkungan akademis yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan serta moral akademik. Melalui langkah ini, diharapkan akan lahir lebih banyak pemimpin dan inovator di masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Dalam konteks yang lebih luas, pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan daya saing Universitas PGRI Jombang di tingkat nasional dan internasional. Dengan penguatan jabatan akademik, diharapkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa juga akan meningkat, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.
Mendorong Inovasi dan Penelitian
Salah satu fokus utama dari Universitas PGRI Jombang adalah mendorong penelitian dan inovasi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan tambahan tiga profesor baru, diharapkan akan ada peningkatan dalam kegiatan penelitian yang melibatkan mahasiswa dan dosen.
Universitas PGRI Jombang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan ide-ide kreatif dan inovatif. Dosen dan mahasiswa didorong untuk berkolaborasi dalam proyek penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga hasil penelitian dapat diaplikasikan secara langsung.
- Pengembangan kurikulum berbasis riset
- Peningkatan kerjasama dengan industri
- Penyelenggaraan seminar dan workshop
- Program pengabdian masyarakat
- Publikasi hasil penelitian di jurnal nasional dan internasional
Dengan demikian, kehadiran guru besar baru ini tidak hanya menambah jumlah pakar di Universitas PGRI Jombang, tetapi juga membawa angin segar bagi pengembangan akademik dan penelitian yang lebih berkualitas.
Menjaga Integritas Akademik
Di tengah tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan saat ini, menjaga integritas akademik menjadi hal yang sangat penting. Universitas PGRI Jombang berkomitmen untuk memastikan bahwa semua kegiatan akademik berlangsung dengan etika dan profesionalisme yang tinggi.
Prof. Dr. Firman, salah satu profesor terpilih, menyatakan, “Sebagai akademisi, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga kualitas pendidikan dan integritas dalam setiap aspek pengajaran dan penelitian.” Komitmen ini harus menjadi bagian dari budaya akademik yang diterapkan di Universitas PGRI Jombang.
Peran Guru Besar dalam Masyarakat
Para profesor tidak hanya bertugas di dalam ruang kelas, tetapi juga harus berperan aktif dalam masyarakat. Mereka diharapkan dapat menjadi teladan dan memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat, penelitian terapan, dan kolaborasi dengan berbagai lembaga adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh para profesor untuk memberikan dampak yang lebih besar. Dengan demikian, Universitas PGRI Jombang tidak hanya akan dikenal sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan masyarakat.
Melalui pengukuhan ini, Universitas PGRI Jombang telah menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan adanya Guru Besar baru, diharapkan institusi ini akan semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki integritas dan moral yang tinggi.
