Mudik Gratis Bersama NPM, 74 Mahasiswa MAMA PAPA Dilepas Oleh Wali Kota Hendri Anis

Puluhan mahasiswa asal Padang Panjang mendapatkan kesempatan istimewa untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga mereka melalui program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Padang Panjang. Sebanyak 74 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di pulau Jawa ini berangkat menggunakan bus NPM dari beberapa lokasi keberangkatan yang telah ditentukan. Walikota Hendri Anis turut hadir dalam acara pelepasan yang berlangsung di Kampus Universitas Indonesia pada Sabtu, 14 Maret.
Inisiatif Mudik Gratis untuk Mahasiswa
Program mudik gratis ini merupakan inisiatif dari Dinas Perhubungan yang bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa perantau agar dapat kembali ke kampung halaman mereka. Dengan adanya program ini, diharapkan para mahasiswa bisa merayakan momen Idulfitri bersama keluarga dan merasakan suasana kebersamaan yang sering kali terlewatkan selama mereka menuntut ilmu di luar daerah.
Peserta dari Berbagai Universitas
Mahasiswa yang berpartisipasi dalam program mudik gratis ini berasal dari berbagai universitas terkemuka, termasuk:
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Negeri Yogyakarta
- Universitas Negeri Jakarta
- Institut Teknologi Bandung
- Universitas Padjadjaran
- Institut Teknologi Sumatera
Keberagaman asal universitas ini menunjukkan bahwa program ini menjangkau banyak mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di berbagai kota, seperti Yogyakarta, Jabodetabek, Bandung, dan Lampung.
Titik Keberangkatan yang Strategis
Pelepasan dilakukan di beberapa lokasi strategis yang memudahkan mahasiswa untuk berkumpul sebelum keberangkatan. Lokasi tersebut meliputi:
- Kampus Universitas Padjadjaran Dipatiukur, Bandung
- Kampus Universitas Indonesia, Depok
- Kampus Institut Teknologi Sumatera, Lampung
Dengan adanya beberapa titik kumpul, mahasiswa dapat memilih lokasi yang paling nyaman dan dekat dengan tempat tinggal mereka.
Dukungan dari Perusahaan Otobus NPM
Seluruh peserta program mudik gratis ini menggunakan dua armada bus dari PO NPM (Naikilah Perusahaan Minang). Perusahaan otobus ini merupakan milik putra daerah Padang Panjang yang telah beroperasi sejak tahun 1937. NPM dikenal dengan pelayanan yang baik, sehingga para mahasiswa dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman.
Pernyataan Walikota Hendri Anis
Walikota Hendri Anis menekankan bahwa program Mudik Gratis ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap mahasiswa asal Padang Panjang yang menuntut ilmu di luar daerah. Dalam sambutannya, ia menyatakan:
“Kami ingin mahasiswa asal Padang Panjang yang menuntut ilmu di perantauan tetap bisa pulang dan merasakan kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman,” ujarnya.
Harapannya, program ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta dan armada yang lebih banyak, sehingga semakin banyak mahasiswa yang dapat merasakan manfaatnya.
Fasilitas Selama Perjalanan
Selama perjalanan menuju Padang Panjang, para mahasiswa tidak hanya mendapatkan transportasi, tetapi juga fasilitas makan untuk berbuka puasa dan sahur. Ini adalah bentuk perhatian dan dukungan dari pemerintah untuk memastikan para peserta tetap dalam kondisi baik selama perjalanan panjang ini.
Perkiraan Waktu Tiba
Rombongan mahasiswa diperkirakan akan tiba di Padang Panjang pada Senin dinihari, 16 Maret 2026. Mereka akan disambut oleh keluarga di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, yang menjadi titik kumpul bagi mereka untuk kembali bertemu dengan orang-orang terkasih setelah sekian lama merantau.
Program mudik gratis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padang Panjang ini menunjukkan komitmen untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa perantauan. Dengan inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta ikatan yang lebih kuat antara mahasiswa dan kampung halaman mereka, serta meningkatkan rasa kebersamaan di momen yang penuh makna seperti Idulfitri.

