depo 10k slot depo 10k

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

journal.unj.ac.id

Panduan slot online terukur untuk kontrol lebih baik

Teknik slot online efisien agar kontrol lebih optimal

Pragmatic Play siapkan bagi-bagi bonus giok festival dengan vurn rate tinggi

Mahjong Ways datangkan bagi-bagi bonus golden festival dengan vurn rate tinggi

Alasan slot online bertema mesir kuno selalu menjadi favorit

Strategi bermain slot online dengan pendekatan lebih terukur

Panduan lengkap cara kerja rng pada slot online modern

Slot online dengan jackpot random yang sering muncul di pencarian

Kapan berpindah ke slot dengan volatilitas tinggi saat gacor

Kapan waktu paling tepat menghentikan spin saat slot hilang gacor

Memilih situs toto slot online yang terpercaya

Memahami volatilitas pg soft sebelum memulai spin

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus thunder strike dengan multiplier besar

Habanero berikan bagi-bagi bonus golden fortune festival dengan hadiah menarik

2 cara membedakan slot asli dan palsu saat deposit

4 kesalahan persepsi tentang rtp slot gacor pemula

Kapan waktu bermain slot pg soft dengan volatilitas tinggi

Cara bijak mengelola waktu bermain slot online

Strategi analitik pola permainan slot online

Konsep terstruktur pemahaman data slot online

Starlight Princess berikan bagi-bagi bonus ratu bintang dengan jalur istimewa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel ekspres dengan kejutan seru

Teknik eksploratif evaluasi permainan slot online

Pola adaptif analisa rtp slot online

Tips slot online modern untuk keseimbangan lebih stabil

Trik slot online praktis berbasis kontrol lebih konsisten

Psikologi menghadapi kekalahan slot online tetap tenang

Tips menjaga emosi saat bermain mahjong ways

Tips slot online terarah dengan keseimbangan lebih terarah

Rahasia slot online analitik dengan ritme lebih baik

Teknik slot online praktis untuk keseimbangan lebih terarah

Tips slot online cerdas untuk ritme lebih terarah

Mahjong Ways 2 bagikan bagi-bagi bonus dragon energy dengan jp paus mudah

Mahjong Ways luncurkan bagi-bagi bonus golden festival dengan fitur spesial

2 cara membedakan slot asli dan slot abal abal online

Berapa persen pemain indonesia percaya dengan jam gacor slot

Gates of Olympus berikan bagi-bagi bonus petir legendaris dengan kejutan besar

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus zeus treasure dengan hadiah beruntun

5 pilihan gacor pg soft selain mahjong

Cara menang slot online mahjong ways

Panduan slot online terukur dengan pengelolaan lebih stabil

Tips slot online terbaru berbasis kontrol lebih terarah

Sweet Bonanza tawarkan bagi-bagi bonus dragon treasure wave dengan fitur spesial

Wild Bounty Showdown datangkan bagi-bagi bonus phoenix rise dengan fitur spesial

Daftar slot online dengan tema luar angkasa yang sedang tren

Strategi memanfaatkan promo slot online untuk pengalaman lebih baik

Panduan memilih provider slot online yang punya reputasi baik

Slot online dengan fitur mini game yang menambah keseruan

Slot online terpercaya rtp live pg soft

Trik zeus gacor pragmatic vs pg soft

Memahami volatilitas pg soft sebelum memulai spin

Memilih situs toto slot online yang terpercaya

Starlight Princess hadirkan bagi-bagi bonus celestial star dengan efek menawan

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus aurora fortune dengan cahaya menawan

Berapa batas maksimal kemenangan slot gacor versi bank lokal

Berapa persen rtp minimal agar slot online layak dimainkan

Mengapa slot online gacor harus pakai akun demo dulu

Siapa pakar slot yang sering bagi pola gacor

Konsep analitik evaluasi game slot online

Teknik efektif pemahaman slot online

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus ledakan scatter dengan fitur terbaru

Starlight Princess berikan bagi-bagi bonus galaksi bintang dengan nilai eksklusif

Dimana mendapatkan pola slot gacor gratis

Kapan rtp slot pg soft update setiap hari

Trik slot online terarah dengan performa lebih baik

Trik slot online terukur untuk keseimbangan lebih efisien

Mengapa tetap tersenyum saat kalah itu penting

Strategi anti frustrasi menghadapi pola slot acak

Cara slot online modern agar ritme lebih baik

Strategi slot online logis berbasis hasil lebih optimal

Trik slot online cerdas agar strategi lebih terarah

Trik slot online efektif berbasis stabilitas lebih efisien

PG Soft hadiahkan bagi-bagi bonus simbol panda gold dengan keuntungan maksimal

Wild Bounty Showdown datangkan bagi-bagi bonus phoenix rise dengan petir spektakuler

Slot gacor 2026 apa saja yang berubah dari tahun lalu

3 ritual pemain slot gacor sebelum memulai permainan

PGSoft menghadirkan bagi-bagi bonus lucky treasure dengan fitur menarik modern

PGSoft sajikan bagi-bagi bonus fortune dragon dengan kejutan setiap hari

Mahjong Ways pg soft mood hoki

PG Soft terlengkap 2025 slot gacor

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

repository.stiesia.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

ejournal.stikku.ac.id

journal2.unusa.ac.id

journal2.unusa.ac.id

journal2.unusa.ac.id

journal2.unusa.ac.id

journal2.unusa.ac.id

journal2.unusa.ac.id

journal2.unusa.ac.id

Edison Tamba. KananHukumkini menjabat di Danantara).

Kasus Citraland Mandek, JAGA MARWAH Minta Kejati Sumut Tiru Ketegasan Jaksa Agung

Kasus dugaan korupsi terkait penjualan aset tanah yang dimiliki oleh PTPN I Regional I kepada PT Ciputra KPSN untuk proyek perumahan mewah Citraland kembali mencuri perhatian publik. Proses hukum yang berjalan saat ini mendapat kritik tajam, baik dari anggota Komisi III DPR RI, Manguhut Sinaga, maupun dari berbagai pegiat anti korupsi yang menilai bahwa langkah-langkah yang diambil masih jauh dari harapan masyarakat. Mereka menuntut agar tindakan hukum yang lebih tegas dapat segera diimplementasikan.

Panggilan untuk Penanganan yang Serius

Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat (JAGA MARWAH), Edison Tamba, mengimbau agar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap kasus ini. Menurutnya, tindakan yang hanya menghasilkan penetapan empat tersangka dirasa kurang memadai dan tidak mencerminkan keseriusan yang diharapkan, seperti yang disampaikan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.

“Penahanan terhadap empat individu—Askani, Abdul Rahim Lubis, Iman Subekti, dan Irwan Perangin-angin—hanyalah bagian kecil dari jaringan pelaku di balik skandal ini. Kasus ini tidak mungkin terjadi tanpa adanya kolusi yang melibatkan pejabat kunci dari berbagai institusi, serta indikasi kuat adanya corporate crime,” tegas Edison Tamba dalam keterangan persnya.

Nama-nama yang Diduga Terlibat dalam Kasus Tanah Citraland

Hasil investigasi yang dilakukan oleh JAGA MARWAH mengungkapkan sejumlah nama dari internal PTPN I Regional I yang diduga memiliki peran signifikan dalam kasus ini. Mereka dituduh terlibat dalam meloloskan administrasi, mengadakan rapat formalitas, serta membangun narasi bahwa proyek Citraland telah memenuhi prosedur yang berlaku. Berikut adalah beberapa nama yang disebutkan:

  • Muhammad Abdul Ghani (mantan Direktur PTPN II, saat ini menjabat di Danantara)
  • Iswan Achir
  • Marisi Butar-butar (Alm)
  • Pulung Rinandoro (mantan SEVP)
  • Nurkamal
  • Triandi Heru H. Siregar
  • Ibnu Maulana I. Arief
  • Ganda Wiatmaja (mantan Kabag Hukum)

Nama Muhammad Abdul Ghani menjadi sorotan karena diketahui memahami status tanah negara, namun diduga membiarkan aset tersebut dijual kepada publik oleh Citraland. “Ironisnya, orang yang namanya tercantum dalam kasus ini kini menduduki jabatan strategis di PT Agrinas Palma Nusantara. Ini menunjukkan adanya kejanggalan dalam penegakan hukum di negeri ini,” ujar Edison Tamba.

Keterlibatan Pejabat Daerah dan Corporate Crime

Dari sisi eksternal, nama mantan Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, juga terungkap karena diduga menerbitkan rekomendasi dan izin yang membuka jalan bagi proyek Deli Megapolitan—sebutan lain untuk Citraland. Di samping itu, mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, ditengarai tampil sebagai pelindung politik dengan menghadiri acara groundbreaking proyek pada 30 Maret 2021, yang selanjutnya dijadikan alat legitimasi.

Lebih lanjut, JAGA MARWAH juga mencurigai keterlibatan Fauzi (mantan Kepala BPN Deli Serdang) dan stafnya dalam proses pengukuran lahan dan penerbitan rekomendasi pertanahan. Selain itu, mantan Kepala DPMPTSP Deli Serdang Muhammad Salim, mantan Kadis Perkim Heriansyah Siregar dan Suparno, serta Ketua DPRD Deli Serdang Zakki Shahri juga diduga berkontribusi dalam mengubah tata ruang wilayah demi kepentingan PT Ciputra Group.

“Indikasi corporate crime dalam kasus ini sudah sangat jelas. Namun, PT Ciputra KPSN sebagai pihak penerima dan penjual tanah negara belum tersentuh oleh proses hukum sama sekali. Kejatisu tidak boleh terkesan lemah dalam menanggapi situasi ini dan harus mampu meniru ketegasan Jaksa Agung,” tambah Edison Tamba.

Peran Penting PTPN dan Pendapat Hukum Kejagung

JAGA MARWAH menekankan bahwa posisi penting di PTPN I Regional I, seperti SEVP dan Kabag Hukum yang dijabat oleh Pulung Rinandoro dan Ganda Wiatmaja, seharusnya menjadi garda terdepan dalam mencegah penyimpangan. Tanpa kajian dan persetujuan dari mereka, sangat tidak mungkin tanah negara bisa dilepas dan diperjualbelikan.

Tanpa rangkaian persetujuan tersebut, Pendapat Hukum Kejaksaan Agung Nomor B.593/G/Gph.1/11/2019 yang diterbitkan pada 4 November 2019 tidak akan pernah ada. Dokumen ini menjadi dasar bagi BPN untuk menerbitkan sertifikat tanah dan bagi PT NDP serta pihak terkait lainnya untuk bergerak.

“Kasus Citraland ini adalah ujian sejati bagi Kejatisu. Apakah mereka berani mengungkap skema korupsi secara menyeluruh dan menindak semua pihak yang terlibat, atau justru membiarkannya mandek hanya pada empat nama yang telah dikorbankan?” pungkas Edison Tamba.

Edison juga menambahkan bahwa rotasi mantan Aspidsus oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin menjadi sinyal ketidakpuasan terhadap penanganan kasus ini. Publik berharap agar Kejati Sumut dapat memenuhi ekspektasi Jaksa Agung dalam upaya memberantas korupsi di Sumatera Utara.

Related Articles

Back to top button