UINSU Medan Dapatkan Sertifikat Kepatuhan Predikat Platinum dan Trees Rating 2,5 dari UI GreenMetric

Pendidikan tinggi di Indonesia semakin menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Salah satunya adalah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan yang baru-baru ini menerima sertifikat kepatuhan predikat platinum dari UI GreenMetric. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas upaya UINSU dalam memenuhi tujuh kriteria penilaian yang ditetapkan, yang mencakup aspek penting seperti infrastruktur, energi, manajemen limbah, penggunaan air, transportasi, pendidikan, serta tata kelola dan digitalisasi.
Pencapaian UINSU Medan dalam Keberlanjutan
Pada tanggal 15 September 2026, UINSU Medan mendapatkan sertifikat tersebut di Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menunjukkan bahwa institusi ini telah memenuhi syarat penilaian yang ketat. Sertifikat tersebut ditandatangani oleh Dr. Vishnu Juwono SE MIA, selaku Ketua UI GreenMetric, di Depok, Indonesia, pada tanggal 16 Juli 2026.
Selain itu, UINSU juga memperoleh Trees Rating 2,5 dari 5 melalui evaluasi menyeluruh terhadap data dan program keberlanjutan yang diterapkan. Sertifikat ini berlaku hingga 16 Juli 2027, dan menjadi indikator kemajuan UINSU dalam hal keberlanjutan.
Reaksi Rektor UINSU Medan
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati M.Ag, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga sebagai momentum bagi seluruh civitas akademika untuk memperkuat gerakan keberlanjutan di lingkungan kampus. “Alhamdulillah, UINSU Medan kembali memperoleh pengakuan dari UI GreenMetric melalui Certificate of Compliance dengan predikat Platinum serta meraih Trees Rating 2,5 pada tahun 2026 ini. Semoga pencapaian ini menjadi pemacu semangat seluruh civitas akademika untuk terus menghadirkan kampus yang hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkapnya dalam siaran pers.
Komitmen terhadap Lingkungan
Prof. Nurhayati menekankan bahwa pencapaian ini tidak hanya sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan dan budaya keberlanjutan di kampus. Dia menegaskan pentingnya komitmen terhadap pelestarian lingkungan, penggunaan energi bersih, dan pembangunan berkelanjutan.
- Pelestarian lingkungan
- Penggunaan energi bersih
- Pembangunan berkelanjutan
- Pengelolaan sampah yang efisien
- Pendidikan dan riset yang berkelanjutan
Strategi UINSU dalam Mencapai Keberlanjutan
Dalam upaya mencapai sertifikat kepatuhan predikat platinum dan Trees Rating, UINSU Medan melakukan berbagai inisiatif. Beberapa di antaranya mencakup pengembangan program penghijauan, efisiensi energi, serta pengelolaan limbah dan air yang efektif. Semua faktor ini sangat penting dalam membangun budaya kampus yang ramah lingkungan.
Menurut Prof. Nurhayati, pengakuan dari UI GreenMetric ini diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian administratif, tetapi juga menjadi dasar untuk meningkatkan standar keberlanjutan di masa mendatang. “Kami berharap agar komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan energi bersih semakin diperkuat, baik di lingkungan kampus maupun dalam kontribusinya kepada masyarakat luas,” tegasnya.
UI GreenMetric: Inisiatif Global untuk Keberlanjutan
UI GreenMetric merupakan sebuah inisiatif pemeringkatan keberlanjutan universitas yang diluncurkan oleh Universitas Indonesia pada tahun 2010. Program ini bertujuan untuk mendorong perguruan tinggi di seluruh dunia agar lebih serius dalam mengembangkan kebijakan dan praktik keberlanjutan. Aspek yang dinilai mencakup pengelolaan lingkungan, energi, air, limbah, transportasi, pendidikan, serta tata kelola kelembagaan.
Sejak diluncurkan, UI GreenMetric telah berkembang menjadi salah satu platform utama untuk benchmarking keberlanjutan perguruan tinggi, dengan partisipasi yang semakin luas. Pada tahun 2026, terdapat 1.745 institusi dari 105 negara yang berpartisipasi dalam pemeringkatan ini, menunjukkan komitmen global terhadap keberlanjutan.
Manfaat Sertifikat Kepatuhan Predikat Platinum
Penerimaan sertifikat kepatuhan predikat platinum dan Trees Rating 2,5 oleh UINSU Medan memberikan manfaat yang signifikan, baik untuk institusi itu sendiri maupun bagi masyarakat. Beberapa manfaat tersebut antara lain:
- Meningkatkan reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional.
- Menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain dalam menerapkan praktik keberlanjutan.
- Mendorong lebih banyak penelitian dan inisiatif tentang keberlanjutan.
- Menarik perhatian calon mahasiswa yang peduli pada isu lingkungan.
- Meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam proyek keberlanjutan.
Langkah Selanjutnya untuk UINSU Medan
Dengan pencapaian ini, UINSU Medan berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas manajemen lingkungan. Rektor Nurhayati menyatakan, “Kami akan terus berusaha untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi juga meningkatkan pencapaian ini. Kami yakin bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijunjung oleh seluruh civitas akademika.”
UINSU Medan bertekad untuk menjadikan keberlanjutan sebagai bagian integral dari kurikulum dan penelitian, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar tentang teori tetapi juga praktik nyata dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, mereka akan siap menjadi agen perubahan yang peduli terhadap isu-isu lingkungan di masa depan.
Kesimpulan
Pencapaian UINSU Medan dalam mendapatkan sertifikat kepatuhan predikat platinum dan Trees Rating 2,5 merupakan langkah signifikan dalam perjalanan menuju keberlanjutan. Dengan komitmen yang kuat dari pimpinan dan seluruh civitas akademika, diharapkan UINSU dapat terus berkontribusi dalam menciptakan kampus yang lebih hijau dan berkelanjutan, serta menjadi teladan bagi institusi pendidikan lainnya.

